Home / Pemerintahan

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:08 WIB

Dinkes Sukabumi Gaungkan Germas 2026, Warga dan Pelajar Jampangkulon Diajak Lawan Penyakit Tidak Menular

Dinkes Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Jampangkulon menggelar Kampanye Germas 2026 kepada pelajar / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID — Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi menggelar Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) 2026 di GOR Bojonggenteng, Kecamatan Jampangkulon, Kamis (21/5/2026). Kegiatan ini bertujuan membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna menekan angka penyakit tidak menular (PTM) di masyarakat.

Kepala Bidang Upaya Pelayanan Kesehatan (UPK) Dinkes Kabupaten Sukabumi, Cucu Sumintardi, mengatakan kampanye Germasmenjadi langkah strategis meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat.

“Penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit jantung masih mendominasi angka kesakitan. Karena itu, kami terus mengajak masyarakat membiasakan hidup sehat,” ujar Cucu.


Menurutnya, penerapan Germas dapat dimulai dari langkah sederhana seperti rutin berolahraga, melakukan pemeriksaan kesehatan berkala, serta memperbanyak konsumsi buah dan sayur.

Dinkes Kabupaten Sukabumi menggelar Kampanye Germas 2026 di Jampangkulon/ Foto: Istimewa
Dinkes Kabupaten Sukabumi menggelar Kampanye Germas 2026 di Jampangkulon/ Foto: Istimewa

Dinkes Kabupaten Sukabumi juga menggandeng sekolah, puskesmas, dan berbagai mitra untuk memperkuat edukasi hidup sehat kepada pelajar dan keluarga.


“Harapannya, gerakan ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat,” tambahnya mewakili Kadinkes Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Jampangkulon, Yogi, menyebut antusiasme warga dalam mengikuti kampanye Germas cukup tinggi. Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah menjaga konsistensi masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat.

“Perilaku hidup sehat harus menjadi budaya dan rutinitas. Mulailah dari diri sendiri agar manfaatnya bisa dirasakan bersama,” pungkasnya.

 

Sumber: @Sadeva

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

‎Ironi Kelistrikan Nasional, Hampir 70 Rumah Warga di Cibadak Sukabumi Belum Teraliri Listrik

Pemerintahan

BSPS 2026 Sasar 200 Rumah di Sukabumi, Tambahan 100 Unit Dikawal Ribka Tjiptaning untuk 2027

Pemerintahan

Pemprov Jabar KDM Wajibkan Desa Buka APBDes 2026, Warga Bisa Awasi Anggaran Lewat Media Sosial

Pemerintahan

Hari Santri 2026: Santri Sukabumi Didorong Kuasai Teknologi dan Aktif Bangun Daerah

Pemerintahan

Data BPS: Pengangguran Sukabumi 110 Ribu, Disnaker Genjot Pelatihan dan Kewirausahaan

Pemerintahan

DPRD Sukabumi Soroti Penegakan Reforma Agraria, Hak Petani atas LPRA di Lahan Eks PTPN Harus Dilindungi

Pemerintahan

Dua Pekan 1.300 Siswa di Sukabumi Tak Terima MBG, SPPG di Nagrak Ungkap Kendala Data BGN

Pemerintahan

Tegas! Dikeluhkan Warga Perum karena Bau Menyengat, Peternakan Ayam di Nagrak Disegel Satpol PP Sukabumi ‎