Home / Kabar Daerah

Kamis, 26 Maret 2026 - 06:38 WIB

Diam-Diam Selamatkan Lereng Kabandungan! Kisah Parid, Penyuluh jadi “Penjaga Leuweung” dari Hal Sederhana Ini

Kisah inspiratif Parid Parnudin di Kabandungan Sukabumi yang diam-diam menanam dan membagikan bibit pohon demi menjaga hutan dan mencegah bencana di Sukabumi/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID — Dikampung Ciaul, Desa Mekarjaya, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Parid Parnudin masih sibuk merapikan bibit di polybag. Padahal, tugasnya sebagai penyuluh pertanian swadaya di BPP Kabandungan telah usai sejak siang.

Namun bagi Parid, menanam bukan sekadar pekerjaan, melainkan upaya menjaga masa depan. Berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi lereng yang kian rentan longsor dan minim tutupan vegetasi, ia mulai membangun pembibitan secara mandiri.

“Kalau tanam di sawah untuk panen, tapi kalau tanam pohon untuk bertahan,” ujarnya pada Rabu (25/3/2026).

Baca Juga: https://mediaaksara.id/pengendara-x-ride-tewas-di-cidahu-diduga-pingsan-saat-berkendara/

Dengan cara sederhana, Parid menyemai dan merawat bibit, lalu membagikannya kepada kelompok masyarakat. Bibit tersebut ditanam di lahan kritis dan titik rawan bencana, sebagai upaya memulihkan lingkungan.

Langkahnya sejalan dengan gerakan Penjaga Leuweung yang digagas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang mendorong masyarakat menjadi garda terdepan dalam menjaga hutan.

Bagi Parid, ini bukan sekadar program, melainkan tanggung jawab bersama. Ia aktif mengedukasi kelompok tani agar sadar pentingnya menjaga alam demi keselamatan bersama.

Perubahan memang belum besar, namun mulai terasa. Lahan yang semula gundul perlahan menghijau, dan kesadaran warga pun tumbuh untuk ikut menjaga lingkungan.

Parid tak mengejar hasil instan. Ia percaya, pohon butuh waktu, dan manfaatnya akan dirasakan generasi mendatang.

  • Baca Juga: https://mediaaksara.id/buka-tutup-tol-bocimi-seksi-iii-diberlakukan-polisi-minta-pengendara-disiplin-ikuti-jadwal/

“Mungkin saya tidak melihat hasilnya sekarang, tapi anak-anak nanti yang merasakan,” katanya.

Di tengah isu kerusakan lingkungan, langkah kecil Parid menjadi bukti perubahan besar bisa dimulai dari hal sederhana: menanam dan menjaga.

 

Sumber: Asep M’rhe

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Desa Sukadamai Usulkan 137 Rumah, 124 KPM Terakomodasi Program BSPS 2026 ‎

Kabar Daerah

Petani Bagja Sutra Desak Pembangunan Batalyon Ditunda, Aspirasi Rakyat Sukabumi ke KSP dan Ombudsman Direspons ‎

Kabar Daerah

Dua Mahasiswa Masih Hilang di Pantai Cibuaya Sukabumi, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Kabar Daerah

‎Datangi Kades Sukamekar Sukaraja, Petani Bagja Sutra Sukabumi Soroti Batas Wilayah Lahan Eks PTPN  ‎

Kabar Daerah

Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Ciracap

Kabar Daerah

Jampang Ngabhuana 3 Angkat Seni Budaya, DPRD Sukabumi Dorong Pelestarian Tradisi Sunda

Kabar Daerah

Survei Irigasi Warungkiara Dimulai, Petani Sukabumi Menanti Kepastian Jadwal Rehabilitasi ‎

Kabar Daerah

Jampang Ngabhuana 3 di Sukabumi, Perkuat Persatuan dan Lestarikan Budaya Pajampangan