Santa Sea Kota Sukabumi hadir dengan konsep wisata lampu malam Lumiland Luna Lights. Berlokasi di Jl. Sudajaya Hilir Citamiang, tiket dewasa Rp30 ribu dan anak Rp20 ribu / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Wajah baru objek wisata Santa Sea Kota Sukabumi mendadak viral dan ramai dikunjungi wisatawan. Beberapa pekan terakhir, pengelola Santa Sea bekerja sama dengan pihak ketiga menghadirkan konsep wisata lampu mini cahaya (noctourism) bertajuk Lumiland Luna Lights, yang menyuguhkan pesona keindahan malam hari.
Pantauan Senin malam (18/01/2026), pengunjung memadati area wisata yang beralamat di Jl. Sudajaya Hilir, Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. Beragam spot dan dekorasi lampu warna-warni menghiasi pepohonan, taman, hingga area pinggir kolam renang, menciptakan suasana malam yang instagramable dan memanjakan mata.
Salah satu pekerja Santa Sea menyampaikan jumlah pengunjung pada malam akhir pekan diperkirakan mencapai sekitar 1.500 orang. Mayoritas pengunjung berasal dari Kota dan Kabupaten Sukabumi, namun tak sedikit pula wisatawan dari luar daerah yang datang khusus untuk menikmati sensasi wisata malam.
Untuk menikmati wahana Lumiland Luna Lights (Iluminasi Malam), pengunjung dikenakan tiket terpisah dengan rincian dewasa Rp30.000 dan anak-anak Rp20.000. Harga tersebut dinilai cukup terjangkau bagi wisata keluarga yang ingin menikmati suasana hiburan malam di tengah kota.

Tak hanya menyuguhkan keindahan cahaya, Santa Sea juga menghadirkan aneka jajanan dari pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal. Kehadiran stan UMKM memudahkan pengunjung menikmati kuliner sambil berwisata bersama keluarga.
Salah seorang pengunjung, Ela, mengaku datang ke Santa Sea karena anaknya mendapatkan tiket gratis dari sekolah. Selain itu, ia juga tertarik setelah melihat sejumlah unggahan di media sosial, khususnya TikTok, yang menampilkan keindahan wisata lampu malam Santa Sea.
“Awalnya lihat di TikTok, jadi penasaran. Kebetulan saya bawa keluarga dan saudara, total ada 10 orang, sekalian ngajak anak-anak main,” ujarnya.
Meski terkesan dengan konsep wisata malam tersebut, Ela berharap ke depannya pengelola dapat menata jalur pengunjung dengan lebih baik. “Kalau bisa jalur masuk dan keluar dipisahkan, supaya lebih tertib dan nyaman,” pungkasnya.
Sumber: @Absw
Redaktur: Rapik Utama







