Home / Pemerintahan

Senin, 13 Oktober 2025 - 22:59 WIB

Bahas Pungli & Uang Rp19 Miliar Temuan BPK di Rapat Evaluasi Kinerja Triwulan III: Wali Kota Sukabumi Belum Puas 

Wali kota Sukabumi, Ayep Zaki hadiri Rapat Evaluasi Kinerja Triwulan III Tahun 2025 yang digelar oleh Bappeda Kota Sukabumi / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengatakan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencatat adanya temuan selisih anggaran sebesar Rp19 miliar pada tahun anggaran 2024. Dari jumlah tersebut, Rp11 miliar telah berhasil dikembalikan ke kas BLUD dan kas negara.

Hal itu disampaikan Wali Kota seusai menghadiri Rapat Evaluasi Kinerja Triwulan III Tahun 2025 yang digelar oleh Bappeda Kota Sukabumi di Aula Bappeda, Senin (13/10/2025).

“Berdasarkan catatan saya, saat ini sudah Rp11 miliar yang kembali. Rp9 miliar masuk melalui BLUD Bunut dan sisanya sedang dihitung oleh BPKPD untuk masuk ke kas daerah,” ujar Ayep Zaki yang didampingi Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Muhamad Hasan Asari.

Baca: https://mediaaksara.id/kota-sehat-dan-bebas-stunting-komitmen-pemkot-sukabumi-dan-idi-peringati-hbdi-ke-117/

Ayep menjelaskan, sisa anggaran yang belum dikembalikan masih terkendala beberapa faktor, seperti pelaku yang telah meninggal dunia, ada yang berstatus tahanan, dan perusahaan rekanan yang sudah tidak aktif.

“Ini bukan ASN, tetapi rekanan pelaksana proyek. Nanti akan kita carikan solusi bersama BPK,” tegasnya.

Wali Kota Sukabumi pimpin Rapat Evaluasi Kinerja Triwulan III Tahun 2025 yang digelar oleh Bappeda Kota Sukabumi / Foto: Istimewa
Wali Kota Sukabumi pimpin Rapat Evaluasi Kinerja Triwulan III Tahun 2025 yang digelar oleh Bappeda Kota Sukabumi / Foto: Istimewa

Meski demikian, Ayep mengapresiasi sebagian pihak yang bersikap kooperatif dan telah menyelesaikan kewajibannya. Ia menekankan, temuan tersebut harus menjadi pelajaran penting agar tidak terulang di tahun berikutnya.

Baca: https://mediaaksara.id/agus-sanusi-resmi-nahkodai-dp3a-sukabumi-siap-lanjutkan-inovasi-perlindungan-perempuan-anak/

“Jabatan adalah amanah. Tidak boleh ada pungli lagi. Kalau masih ada, saya sendiri yang akan laporkan ke APH (Aparat Penegak Hukum),” ucapnya.

Ayep juga memastikan uang yang telah dikembalikan akan digunakan kembali untuk pembangunan dan kepentingan masyarakat Kota Sukabumi.

Baca: https://mediaaksara.id/program-p2wkss-jadi-gapura-sri-baduga-sekda-sukabumi-intervensi-perangkat-daerah-turun-kelapangan/

Saat disinggung soal evaluasi kinerja Pemkot, Ayep mengaku belum puas. Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp484 miliar, dengan proyeksi meningkat menjadi Rp550 miliar pada 2026 dan Rp625 miliar pada 2027.

“Kalau target tercapai pun, saya tidak akan bilang puas. Saya baru bisa puas kalau angka kemiskinan sudah nol persen, stunting nol persen, dan masyarakat betul-betul sejahtera,”tegasnya.

 

Sumber : @Julio

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

DPRD Kabupaten Sukabumi Sahkan Raperda Ketertiban Umum, Bupati Ajukan Perubahan Status Perumda TJM Jadi Perseroda

Pemerintahan

SPPG Jadi Sorotan! Bupati Sukabumi Dorong Pekerja Terdaftar BPJS, Sekaligus Luncurkan Logo HJKS ke-156

Pemerintahan

DPMPTSP Sukabumi Evaluasi Kinerja MPP, Perkuat Kualitas Pelayanan Publik ke-57 Nasional

Pemerintahan

Sekmat Jampangkulon Monev Awasi Pengaspalan Jalan Desa, Dana Rp100 Juta Dipastikan Tepat Sasaran

Pemerintahan

Jembatan Garuda Suci Resmi Berdiri di Sukabumi, Kolaborasi TNI dan Rakyat Wujudkan Akses Baru Warga Desa

Pemerintahan

Pemkab Sukabumi Titip Harapan ke SMSI Sukabumi Raya, Jadi Garda Terdepan Media Profesional dan Lawan Hoaks

Pemerintahan

Disperkim Sukabumi Perkuat Sinergi Penanganan Sampah dan Mitigasi Kemarau Bersama Pemprov Jabar dan TNI

Pemerintahan

402 Yayasan SPPG di Sukabumi Didorong Daftarkan Relawan ke BPJS, Korwil SPPG: Tunggu Arahan Teknis BGN