Kisah inspiratif penjaga leuweung program KDM di Kalapanunggal Sukabumi, kelola bank sampah dan tanam bibit pohon untuk cegah longsor/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Di sudut Kampung Pasir Awi, Desa Palasari Girang, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Usup Supriatna menjalani rutinitas sederhana, yaitu mengelola sampah dan menyemai bibit pohon.
Melalui bank sampah yang ia kelola, Usup memanfaatkan sampah organik sebagai media tanam. Dari halaman rumahnya, ratusan bibit tumbuh dalam polybag, siap ditanam di kawasan rawan longsor.
“Biar tanah ini tetap kuat buat anak-anak nanti,” ujarnya.
Usup merupakan bagian dari gerakan Penjaga Leuweung yang digagas Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi. Namun baginya, menjaga lingkungan bukan sekadar program, melainkan kepedulian atas kondisi alam yang kian berubah.
- Baca Juga: https://mediaaksara.id/heboh-blt-rp900-ribu-disunat-di-ubrug-ketua-rw-bongkar-fakta-dana-cair-semua/
Ia merasakan langsung dampaknya, mulai dari tanah yang labil hingga berkurangnya daya serap air saat hujan. Kondisi itu mendorongnya bergerak, mengajak warga menanam pohon dan menjaga lingkungan secara mandiri.
Tanpa sorotan, langkah kecil Usup perlahan menumbuhkan kesadaran. Dari sampah menjadi bibit, dari bibit menjadi harapan demi menjaga desa tetap lestari dan aman.
Sumber:Asep M’rhe
Redaktur: Rapik Utama







