Home / Sosial Ekonomi

Minggu, 30 November 2025 - 17:23 WIB

Rumah Lapuk Warga Girijaya Ambruk, Satu Keluarga Selamat Kehilangan Tempat Tinggal

Rumah milik warga di Girijaya, Warungkiara, Sukabumi ambruk akibat kondisi bangunan yang lapuk / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Sebuah rumah lapuk milik warga di Kampung Ciherang RT 03/RW 07, Desa Girijaya, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, roboh pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Satu keluarga berjumlah empat jiwa selamat, namun seluruh bangunan milik Bapak Rahmat rata dengan tanah dan tidak dapat dihuni kembali.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Warungkiara, Yudi, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebutkan, robohnya bangunan dipicu kondisi material rumah yang sudah sangat tua dan lapuk.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka. Kejadian ini murni karena struktur bangunan yang sudah tidak kuat,” ungkap Yudi, Minggu (30/11/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/rumah-warga-cimahi-roboh-pemdes-dan-rw-di-cicantayan-bergerak-tangani-hunian-serta-pengurusan-jaminan-kesehatan/

Yudi menjelaskan, rumah tiba-tiba ambruk saat penghuni sedang beraktivitas di dalam. Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sebelum bangunan runtuh sepenuhnya.

“Proses evakuasi barang-barang berharga masih dilakukan secara gotong royong oleh warga sekitar,” tambahnya.

Berdasarkan asesmen awal, satu unit rumah dinyatakan rusak berat dan tidak bisa ditempati kembali. Keluarga terdampak membutuhkan bantuan darurat, termasuk pembangunan kembali hunian serta dukungan logistik seperti sembako.

Baca: https://mediaaksara.id/pemkab-sukabumi-pastikan-pelantikan-8-164-pppk-paruh-waktu-digelar-akhir-november-awal-desember-2025/

P2BK Warungkiara telah mengambil langkah cepat pasca kejadian.”Kami langsung melakukan asesmen, berkoordinasi dengan perangkat desa, kecamatan, Koramil, dan Polsek. Kami juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kondisi bangunan tua yang berpotensi membahayakan,” jelas Yudi.

Ia menegaskan data yang disampaikan masih bersifat sementara.”Jika ada perkembangan tambahan, akan kami laporkan kembali,” tutupnya.

Musibah ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di tengah cuaca tidak menentu serta banyaknya rumah tidak layak huni di wilayah pedesaan. Warga berharap dukungan lintas instansi dapat mempercepat pemulihan bagi keluarga terdampak.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Sosial Ekonomi

PLN UP3 Sukabumi dan YBM PLN Tebar Kepedulian, 50 Warga Desa Giri Mukti Terima Bantuan Sembako

Sosial Ekonomi

Janda Lansia di Jampangkulon Terima Bantuan Tunai Saat Rumah Dibangun, Wujud Nyata Kepedulian Sosial

Sosial Ekonomi

Bedah Rumah Janda Lansia di Sukabumi Masuk Tahap Atap, Bantuan Sembako Terus Mengalir

Sosial Ekonomi

Rp50 Ribu Tak Lagi Cukupkah? Potret Tekanan Ekonomi Rumah Tangga di Tengah Kenaikan Harga

Sosial Ekonomi

UMKM Parungkuda Antusias Ikuti Seleksi Program Naik Kelas Sukabumi 2026

Sosial Ekonomi

PLN UP3 Sukabumi Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Jumat Berbagi

Sosial Ekonomi

Solidaritas Jampangkulon Menginspirasi, Rutilahu Bu Nunung Dibangun Gotong Royong

Sosial Ekonomi

UMKM “Oleh-Oleh Si Teteh” di Sukabumi Bertahan Sejak 2018, Andalkan Rasa Khas dan Harga Terjangkau