Home / Pemerintahan

Rabu, 15 Oktober 2025 - 22:16 WIB

Digital Karya Anak Bangsa: Bukti Transformasi Teknologi Sentuh Petani Desa Sukabumi

Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Viada Hafid bersama Bupati Sukabumi Asep Japar ikuti panen raya ikan nila hasil budidaya berbasis teknologi IoT Mikrobubble Aerator di Kampung Cipancur, Desa Padaasih, Kecamatan Cisaat./ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Di tengah hamparan kolam ikan yang berkilau diterpa matahari pagi, Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Viada Hafid bersama Bupati Sukabumi Asep Japar memanen ikan nila hasil budidaya berbasis teknologi IoT Mikrobubble Aerator di Kampung Cipancur, Desa Padaasih, Kecamatan Cisaat. Momen ini menandai babak baru penerapan transformasi digital sektor perikanan nasional.

Kegiatan bertajuk Panen Raya “Tech-Enabled Fisheries” merupakan puncak Program Fasilitasi Pemanfaatan Teknologi Digital Sektor Perikanan yang digagas Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi.

Meutya Hafid menjelaskan, perangkat Mikrobubble Aerator yang digunakan bukan sekadar alat penyuplai oksigen biasa. Teknologi dilengkapi Internet of Things (IoT) yang memungkinkan petani memantau kadar oksigen, suhu air, hingga aktivitas makan ikan secara jarak jauh.

Baca: https://mediaaksara.id/dewi-asmara-dpr-ri-pentingnya-perlindungan-saksi-dan-korban-negara-harus-hadir-jangan-biarkan-mereka-takut-bicara/

“Dengan alat ini, kadar oksigen naik signifikan. Ikan jadi lebih aktif, lahap makan, dan pertumbuhannya meningkat. Produksi lebih cepat dan panen melimpah,” ujar Meutya.

Menurut Meutya, keberhasilan program menjadi bukti transformasi digital bisa dirasakan langsung oleh masyarakat pedesaan.

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Viada Hafid hadiri panen raya ikan nila hasil budidaya berbasis teknologi IoT Mikrobubble Aerator di Kampung Cipancur, Desa Padaasih, Kecamatan Cisaat / Foto: Istimewa
Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Viada Hafid hadiri panen raya ikan nila hasil budidaya berbasis teknologi IoT Mikrobubble Aerator di Kampung Cipancur, Desa Padaasih, Kecamatan Cisaat / Foto: Istimewa

“Transformasi digital tidak boleh berhenti di kota besar. Ia harus menyentuh petani, pembudidaya, dan sektor prioritas seperti ketahanan pangan,” tegasnya.

Baca:https://mediaaksara.id/revitalisasi-smpn-3-cibadak-wujud-nyata-komitmen-pemerintah-tingkatkan-fasilitas-belajar-di-sukabumi/

Ia menambahkan, seluruh perangkat IoT yang digunakan merupakan karya anak bangsa, sebagai bentuk dukungan terhadap kemandirian teknologi nasional. Tahun ini, Komdigi menyalurkan teknologi tersebut ke delapan desa, dan berencana memperluas jangkauannya tahun depan.

“Kami akan terus memperluas cakupan sesuai alokasi anggaran. Tahun depan targetnya meningkat agar lebih banyak petani bisa merasakan manfaat digitalisasi,” tambahnya.

Baca: https://mediaaksara.id/corps-putri-assalam-raih-juara-3-internasional-di-piala-raja-hamengku-buwono-2025-santri-buktikan-berprestasi-di-kancah-dunia/

Bupati Sukabumi Asep Japar mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang membawa teknologi digital ke sektor pangan daerah.

“Alhamdulillah, petani ikan di Sukabumi kini bisa memanfaatkan teknologi digital. Ini bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Asjap.

Menurutnya, penerapan IoT Mikrobubble Aerator mampu meningkatkan hasil panen sekaligus efisiensi kerja petani.”Mudah-mudahan teknik digital ini semakin membantu para pembudidaya, sehingga mereka lebih sejahtera dan mandiri,” tambahnya.

 

Sumber : Diskominfo Kab. Sukabumi

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Perhutani KPH Sukabumi Dukung Penelitian Lapangan PPTPKH di Empat Kecamatan, Soroti Hal Ini!  ‎

Pemerintahan

DPRD Sukabumi Gelar Paripurna, Raperda APBD 2027 Fokus Perkuat Agroindustri dan Pariwisata

Pemerintahan

Disperkim Sukabumi Perbaiki Drainase di Kawasan Kumuh, Warga Cicantayan Sambut Positif ‎

Pemerintahan

PLN UP3 Sukabumi Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Negeri Dukung Pelayanan Publik

Pemerintahan

Inspektorat Sukabumi: Belum Ada Laporan Dugaan Penyelewengan Perjalanan Dinas ‎

Pemerintahan

‎Dinsos Sukabumi: Babinsa Kodim 0622 Antusias Jadi Agen Perlinsos, Sistem Baru Pengusulan Bansos Berbasis Digital ‎

Pemerintahan

MTA Jampangkulon Jadi Agenda Rutin, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Aparatur ‎

Pemerintahan

Kadinsos Sukabumi Bongkar Mekanisme DTSEN dan Perbaikan Data Penerima Bansos ‎