Rapat Koordinasi lintas sektor evaluasi Program MBG yang digelar di Aula Setda, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Wakil Bupati Sukabumi Andreas dihadapan Forkopimda menegaskan pentingnya menjaga kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sukabumi. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi lintas sektor evaluasi Program MBG yang digelar di Aula Setda, Palabuhanratu, Senin (29/9/2025).
Dalam arahannya, Wabup menekankan MBG merupakan program strategis pemerintah pusat mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan mencetak generasi cerdas, sehat, dan berdaya saing.
“Program Bapak Presiden sangat luar biasa. Selain menumbuhkan anak yang sehat dan cerdas, juga menumbuhkan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Ia mengingatkan, program MBG harus dijalankan sesuai aturan yang berlaku, tanpa kompromi terhadap kualitas. “Ini menyangkut nyawa anak-anak kita, jangan sampai main-main,” tegas Andreas.
Wabup juga menyoroti pentingnya kehati-hatian dan standar tinggi dalam pengolahan makanan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). “Saya harapkan ke depan lebih berhati-hati dan menjaga kualitas makanan sehingga tidak ada lagi kejadian luar biasa keracunan makanan MBG di sekolah,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, Dandim 0622 Sukabumi, Letkol Kav Andhi Ardana Valeriandra, juga meminta SPPG melaksanakan program dengan penuh tanggung jawab. “Program ini adalah program nasional, dan akan ada sanksi tegas bagi SPPG atau yayasan jika kembali terjadi kasus keracunan. Jalankan dengan baik,” tegasnya.
Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menambahkan aparat kepolisian akan terus mengawasi pelaksanaan MBG. “Jangan sampai ada permainan di dalamnya. Jalankan dengan sebaik mungkin karena ini menyangkut masa depan generasi,” pungkasnya.
Sumber : Diskominfo Kab. Sukabumi
Redaktur : Rapik Utama







