Home / Kabar Daerah

Rabu, 17 September 2025 - 16:22 WIB

Tragis, Bocah 4 Tahun di Kadudampit Diduga Jadi Korban Pelecehan Tetangga, DP3A Sukabumi Angkat Bicara! 

DP3A Kabupaten Sukabumi saat memberikan pendampingan terhadap korban pencabulan anak di Kadudampit / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Peristiwa memilukan kembali mengguncang Kabupaten Sukabumi. Seorang bocah perempuan berusia 4 tahun di Kecamatan Kadudampit diduga menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh remaja laki-laki berusia 19 tahun, tetangganya sendiri.

Kasus terungkap setelah korban mengeluh kesakitan di bagian vitalnya setiap kali buang air kecil. Sang ibu yang curiga akhirnya mendapati putrinya menangis ketakutan. Setelah didesak, bocah malang itu mengaku diganggu oleh pelaku.

“Ketika ditanya ibunya kenapa menangis, anak menjawab sakit. Setelah didesak, barulah mengaku kalau diganggu sama pelaku,” ungkap US (55), kakek korban, Rabu (17/9/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/dpmd-ungkap-aspek-penilaian-calon-desa-predikat-anugerah-gapura-sri-baduga-jabar-2025/

Menurut keluarga, pelaku kerap datang ke rumah korban. Ia bahkan mengiming-imingi makanan untuk menarik perhatian si anak, lalu melakukan aksi bejatnya. Diduga perbuatan itu dilakukan lebih dari sekali, bahkan disertai ancaman agar korban tidak berani bercerita.

“Korban disuruh diam, jangan bilang-bilang, makanya anak jadi takut,” tambah US.

Baca: https://mediaaksara.id/mayat-perempuan-tanpa-identitas-ditemukan-mengapung-di-kolam-rawa-sagaranten-sukabumi/

Menanggapi kasus tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi langsung turun tangan. Kepala DP3A, Eki Radiana Rizki, menyatakan keprihatinannya sekaligus memastikan korban mendapat pendampingan penuh, baik medis maupun psikologis.

“Pada tanggal 3 Juni 2025, tim melakukan penjangkauan ke rumah korban. Selanjutnya 4 Juni 2025, UPTD PPA Wilayah Sukabumi mendampingi korban visum di RSUD Sekarwangi,” ujar Eki dalam keterangan resmi, Rabu (17/9/2025).

Baca:https://mediaaksara.id/regenerasi-pemuda-sukabumi-320-pengurus-baru-knpi-2025-2028-resmi-dilantik/

Selain itu, DP3A juga menggandeng tim psikologis klinis memberikan terapi pemulihan trauma, serta berkoordinasi dengan Opsiga Kecamatan Kadudampit guna memantau kondisi anak secara berkelanjutan.

“DP3A akan terus memonitor tumbuh kembang korban melalui komunikasi rutin dengan keluarga. Kami berharap kasus ini segera diproses hukum agar pelaku mendapat hukuman setimpal, sekaligus menjadi pelajaran agar tidak terulang kembali,” tegas Eki.

Kasus pencabulan ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap anak di Sukabumi. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat menindak tegas pelaku, sekaligus memberi perlindungan maksimal bagi korban dan keluarga.

 

Sumber : Aab

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

DPU Sukabumi Usulkan Perbaikan TPT Jalan Cibatu–Cicantayan yang Rusak

Kabar Daerah

Laskar Fisabilillah Soroti Pengawasan Miras di Sukabumi, Pemkot Didesak Bertindak

Kabar Daerah

Terjerat Kasus Dugaan Pencurian di Toserba Sukabumi, Driver Ojol Berharap Keadilan Restoratif di Polsek Cibadak

Kabar Daerah

Kekeringan Berlanjut: BPBD Sukabumi Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk 200 KK Warga Cikakak

Kabar Daerah

Petani Bagja Sutra Kobarkan Semangat Perjuangan Reforma Agraria dan Janji Relokasi Lahan Yon TP Ditagih Rakyat! ‎

Kabar Daerah

Petani Sukabumi Kawal Kesepakatan Lahan Relokasi Batalion TP 345, Bukan Sekadar Janji Redam Aksi Rakyat ‎

Kabar Daerah

Jalan Mareleng–Kadaleman Rusak, UPTD PU Jampangkulon: Perbaikan Diusulkan Anggaran Perubahan  ‎

Kabar Daerah

HUT ke-67 Pemuda Pancasila Sukabumi Gelar Aksi Sosial dan Layanan Gratis ‎