Home / Pemerintahan

Kamis, 14 Agustus 2025 - 17:45 WIB

Jejak Panjang Perumda BPR Sukabumi: Dari BKPD 1968 hingga Andalan UMKM

Beragam Inovasi Layanan Jasa Keuangan Perumda BPR Sukabumi bagi Masyarakat dan pengusaha / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kabupaten Sukabumi memiliki sejarah panjang dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Lembaga keuangan ini berawal pada tahun 1968 dengan nama Bank Karya Produksi Desa (BKPD), yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat No. 79/BV/PEM/SK/68 tertanggal 19 Maret 1968.

Sejak awal, BKPD hadir di 21 kecamatan di Kabupaten Sukabumi dengan misi utama memberikan layanan kredit untuk mendorong pembangunan ekonomi desa. Seiring perkembangan waktu dan regulasi perbankan, BKPD kemudian bertransformasi menjadi Perumda BPR Sukabumi, yang hingga kini tetap fokus melayani masyarakat lokal, khususnya sektor usaha kecil dan menengah (UMKM).

Direktur Utama Perumda BPR Sukabumi, Udung, mengatakan transformasi tersebut tidak mengubah komitmen lembaga untuk tetap menjadi mitra keuangan masyarakat.

Baca: https://mediaaksara.id/ipsi-didorong-angkat-potensi-pencak-silat-sukabumi-ke-tingkat-dunia/

“Kami senantiasa berupaya memberikan layanan terbaik, memperkuat akses permodalan bagi pelaku UMKM, serta menjaga kepercayaan nasabah. Dengan adanya pengawasan dari OJK dan jaminan LPS, masyarakat tidak perlu ragu menyimpan dananya di BPR Sukabumi karena terjamin aman,” ujar Udung, Rabu (13/8/2025).

Dalam keterangan resmi kepada MediaAksara. Udung menambahkan, peran BPR saat ini tidak hanya sebatas penyedia layanan finansial, tetapi juga sebagai motor penggerak perekonomian desa.

“Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan usaha kecil, serta terus memperkuat manajemen risiko agar bisnis berjalan sehat dan berkelanjutan,” harap Udung.

Baca: https://mediaaksara.id/wabup-hadiri-halaqah-alim-ulama-tegaskan-peran-pesantren-untuk-kemajuan-sukabumi/

Terpisah, terkait rencana bisnis ke depan, Bupati Sukabumi Asep Japar menekankan pentingnya manajemen yang terukur.

“Harapan kita, BPR Sukabumi mampu berikan manfaat kepada masyarakat. Rencana bisnis harus memperhitungkan keuntungan, langkah strategis, dan manajemen risiko. Ujungnya tentu meningkatkan profit yang bisa dimanfaatkan oleh karyawan, masyarakat, dan pemerintah daerah melalui PAD,” kata Bupati di Pendopo Sukabumi.

Ia menambahkan, setiap strategi bisnis perlu disusun dengan perhitungan matang. “Resiko yang berbahaya harus diminimalisir, sedangkan peluang dengan resiko kecil namun profit tinggi harus dimaksimalkan,” tegas Asep pada Kamis (14/8/2025).

 

Reporter: Azriel B. Rahman

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

DPMPTSP Sukabumi Dorong RDTR Digital untuk Percepat Investasi dan Ramah Lingkungan ‎

Pemerintahan

‎170 Rumah Warga Darmareja Sukabumi Belum Berlistrik, Pemdes Ajukan ke Jabar Caang

Pemerintahan

Sumpah Pemuda: TMMD Kodim 0622 Sukabumi Tanamkan Nasionalisme ke Pelajar MTs

Pemerintahan

Imigrasi Tetapkan “Beranda Imigrasi” untuk 254 Titik Layanan di Seluruh Indonesia

Pemerintahan

Cegah WNA Overstay, Imigrasi Sukabumi Terapkan Peringatan Otomatis ‎

Pemerintahan

Sumpah Pemuda 2026: Persatuan Generasi Muda Sukabumi Kunci Kemakmuran Merata

Pemerintahan

Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Sukabumi Ajak Generasi Muda Perkuat Kolaborasi

Pemerintahan

Bukan Sekadar Seremoni, Camat Jampangkulon Dorong Pemuda Aktif Bangun Daerah ‎