Home / Pemerintahan

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:25 WIB

Lampu Padam Jalan Nasional Warungkiara–Palabuhanratu , Dishub Sukabumi Klarifikasi Kewenangan & Upaya Perbaikan ke BPTD Jabar 

Penampakan Tiang Lampu Padam diruas jalan Nasional Warungkiara–Palabuhanratu, Sukabumi / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Deretan tiang lampu berdiri di sepanjang Jalan Nasional Warungkiara–Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Namun, alih-alih memberikan penerangan, fasilitas tersebut tak berfungsi hingga menyebabkan jalur utama menuju kawasan wisata Palabuhanratu gelap gulita pada malam hari.

Kondisi ini meresahkan warga sekaligus membahayakan keselamatan pengguna jalan. Dengan arus kendaraan yang cukup padat, terutama menuju destinasi wisata, risiko kecelakaan lalu lintas meningkat akibat minimnya penerangan.

Baca: https://mediaaksara.id/warga-keluhkan-kondisi-jalan-warungkiara-palabuhanratu-gelap-gulita-minim-pju/

“Kalau siang memang terlihat gagah, tapi malam hari? Gelap gulita. Apa gunanya tiang berdiri megah kalau tak ada sinar yang keluar?” ujar Didin (43), warga yang rutin melewati jalur tersebut, Jumat (22/8/2025).

Sejumlah warga mempertanyakan mengapa tiang lampu yang sudah berdiri lama tidak difungsikan. Mereka menduga proyek itu hanya sebatas pembangunan fisik tanpa memperhatikan kebermanfaatannya bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Budiyanto, kepada MediaAksara menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menjelaskan, persoalan ini berada di luar kewenangan pemerintah daerah karena jalan Warungkiara–Palabuhanratu termasuk kategori jalan nasional.

Baca: https://mediaaksara.id/tragis-balita-di-sukabumi-tewas-akibat-cacingan-wabup-ingatkan-kades-camat-lebih-sigap/

“Dishub bukannya tidak mau memperbaiki. Kami sudah mengirim surat pengajuan kepada pihak kementerian melalui Balai Kementerian Perhubungan Wilayah Jawa Barat . Kami juga terus berkoordinasi agar perbaikan bisa segera dilakukan. Minimal, lampunya bisa diberikan dan kami akan berupaya memperbaikinya,” kata Budiyanto saat dikonfirmasi, Jumat (22/8/2025).

Warga berharap pemerintah provinsi Jawa Barat melalui kementerian terkait segera menindaklanjuti persoalan ini. Mereka menilai penerangan jalan sangat penting untuk menjamin keselamatan pengendara sekaligus mendukung kelancaran akses menuju kawasan wisata atau aktivitas masyarakat.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

TMMD Kodim 0622 Sukabumi Hadirkan Air Bersih bagi SD dan 60 KK Warga Ciemas

Pemerintahan

Tripartit Sukabumi Bahas Iklim Investasi dan Perlindungan Pekerja

Pemerintahan

Perluas Akses Keuangan Masyarakat, Pemkab Sukabumi Perkuat Dukungan bagi UMKM ‎

Pemerintahan

‎Ironi Kelistrikan Nasional, Hampir 70 Rumah Warga di Cibadak Sukabumi Belum Teraliri Listrik

Pemerintahan

BSPS 2026 Sasar 200 Rumah di Sukabumi, Tambahan 100 Unit Dikawal Ribka Tjiptaning untuk 2027

Pemerintahan

Pemprov Jabar KDM Wajibkan Desa Buka APBDes 2026, Warga Bisa Awasi Anggaran Lewat Media Sosial

Pemerintahan

Hari Santri 2026: Santri Sukabumi Didorong Kuasai Teknologi dan Aktif Bangun Daerah

Pemerintahan

Data BPS: Pengangguran Sukabumi 110 Ribu, Disnaker Genjot Pelatihan dan Kewirausahaan