Home / Kabar Daerah

Sabtu, 7 Juni 2025 - 20:47 WIB

Mahasiswi UPI Asal Sukabumi: Lewat Teater Sajiwa Harumkan Indonesia di Festival Pantun Internasional Brunei

Mahasiswi UPI Asal Cikembar Sukabumi, Wakili Indonesia & Teater Sajiwa Tampil di Festival Pantun Internasional Brunei 2025 / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Nayla Yuliandri, asal Desa Sukamulya,Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, mencatat prestasi membanggakan mewakili Indonesia di ajang Festival Pantun Antarbangsa di Brunei Darussalam pada 24–29 Mei 2025.

Festival bergengsi ini diselenggarakan oleh Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei Darussalam bersama Majelis Sastra Asia Tenggara (MASTERA). Acara tersebut mempertemukan para penyair muda dari berbagai negara di Asia Tenggara, dalam rangka memperkuat diplomasi budaya melalui sastra lisan.

Baca: https://mediaaksara.id/tapak-lacak-teater-suara-luka-petani-sukabumi-di-fraksi-rakyat-summit-2025/

Nayla bukan hanya dikenal sebagai mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia di UPI, tetapi Ia juga aktif dalam Teater Sajiwa angkatan 20, sebuah komunitas seni pertunjukan berbasis di Sukabumi Raya. Melalui komunitas Sajiwa, Nayla menekuni seni baca puisi, pementasan teater, hingga pertunjukan sastra, yang menjadi bekal penting selama tampil di panggung internasional.

Mahasiswi UPI Asal Cikembar Sukabumi, Wakili Indonesia & Teater Sajiwa Tampil di Festival Pantun Internasional Brunei 2025 / Foto: Istimewa
Mahasiswi UPI Asal Cikembar Sukabumi, Wakili Indonesia & Teater Sajiwa Tampil di Festival Pantun Internasional Brunei 2025 / Foto: Istimewa

“Bisa tampil di Festival Pantun Antarbangsa adalah pengalaman luar biasa. Saya merasa terhormat dapat membawa nama Indonesia dan Sukabumi ke panggung sastra Asia Tenggara. Bekal saya berasal dari komunitas kecil yang penuh semangat,” ungkap Nayla.

Baca: https://mediaaksara.id/dari-sukabumi-ke-panggung-nasional-tessa-yasmin-shopia-putri-otonomi-dan-duta-rupiah-yang-menggebrak-indonesia/

Di forum internasional , Nayla membawakan karya pantun yang menggambarkan kekuatan bahasa dan kepekaan estetika generasi muda. Penampilannya yang ekspresif dan kuat dalam pengolahan diksi, intonasi, serta ekspresi panggung menuai apresiasi tinggi dari peserta dan penonton festival.

Keikutsertaan Nayla di festival pantun antarbangsa bukan hanya sebagai prestasi pribadi, namun juga menjadi representasi kontribusi komunitas seni lokal terhadap dunia internasional. Teater Sajiwa sebagai komunitas independen, telah melahirkan seniman muda berbakat yang aktif di bidang teater, sastra, dan kebudayaan.

Baca: https://mediaaksara.id/kokoprak-menggema-di-india-karya-indra-gandara-sukabumi-tampil-di-panggung-seni-dunia/

” Apa yang dicapai Nayla menjadi kebanggaan tidak hanya bagi keluarga dan almamater, tapi juga komunitas seni di Sukabumi. Nayla adalah bukti bahwa ruang komunitas seni budaya bisa melahirkan karya yang mendunia,” ujar Igand penggiat Teater Sajiwa pada Sabtu (7/6/2025).

Sebagai informasi, Festival Pantun Antarbangsa menjadi ajang mempererat kerja sama budaya lintas negara dan memperkaya warisan sastra lisan yang terus diwariskan antargenerasi. Dengan tampilnya Nayla Yuliandri, Sukabumi Raya telah ikut mengukir jejak di peta sastra Asia Tenggara.

 

Sumber : Sajiwa

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Fraksi Rakyat Soroti Rencana Batalyon 345 Maung Sancang, Ratusan Petani Bagja Sutra Terancam Terdampak ‎

Kabar Daerah

Sambut HUT ke-81 TNI, Koramil Warudoyong Gelar Karya Bakti Jelang Musim Hujan ‎

Kabar Daerah

151 Siswa-Guru SMKN 1 Gunungguruh Alami Gejala, Dinkes Sukabumi Menunggu Hasil Lab, SPPG dan SMK Belum Respon

Kabar Daerah

‎Ingat! Ketua PWI Jabar Soroti Wartawan Tak Terjebak Kecepatan di Tengah Fenomena Post-Truth

Kabar Daerah

Viral! 151 Siswa dan Guru SMKN 1 Gunungguruh Mengeluh Sakit, MBG Jangan Sampai Berubah Jadi “Makan Bikin Gelisah”

Kabar Daerah

SDN Cimanggu 2 Sukamulya Dikabarkan Akan Direlokasi, Pihak Sekolah: Belum Ada Informasi Resmi ‎

Kabar Daerah

MTs Al Fakhriyah Jampangkulon Borong 13 Gelar di AKSIOMA KKMTs Waluran ‎

Kabar Daerah

Mukerda MUI Sukabumi Dorong Penguatan Keagamaan dan Kerukunan Umat