Sebanyak 27 warga Desa Cikujang, Gunungguruh, Sukabumi, mengalami diare. Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan dan pemantauan terhadap warga / Foto: Istimewa
GUNUNGGURUH, MEDIAAKSARA.ID – Sebanyak 27 warga Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan mengalami diare pada Minggu (4/10/2026) petang.
Informasi tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Gunungguruh, Ridwan Agus Mulyawan. Kepada MediaAksara menerangkan kejadian dilaporkan terjadi di sejumlah kampung, yakni Kampung Gunungguruh, Kampung Lebak Muncang, dan Kampung Legok Nyenang.
Berdasarkan informasi dari Kepala Puskesmas (Kapus) Gunungguruh, laporan warga mengalami diare diterima sekitar pukul 12.30 WIB. Selanjutnya, sekitar pukul 12.45 WIB, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gunungguruh bersama tenaga kesehatan Puskesmas Gunungguruh dan Pemerintah Desa Cikujang mendatangi lokasi.
Baca Juga :
”Petugas kesehatan kemudian melakukan pemeriksaan serta pelayanan kesehatan terhadap warga yang mengalami keluhan diare, termasuk dengan mendatangi rumah warga,” ungkapnya Senin (5/10/2026) melalui seluler
Dari hasil penanganan awal, kata Ridwan, satu warga yang sedang hamil dibawa ke Puskesmas Gunungguruh untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sebagai langkah antisipasi.
”Sementara itu, sebanyak 17 warga dilaporkan mulai berangsur pulih. Adapun sembilan warga lainnya masih dalam pemantauan tenaga kesehatan,” katanya.
Hingga laporan sementara, situasi di wilayah terdampak dilaporkan aman dan terkendali. Petugas kesehatan masih melakukan pemantauan terhadap kondisi warga serta penanganan sesuai kebutuhan.
Baca Juga :
Belum terdapat keterangan resmi mengenai penyebab kejadian. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan faktor yang menyebabkan sejumlah warga mengalami diare secara bersamaan.
Terpisah Kepala Desa Cikujang Ade Irma dikonfirmasi awak media melalui seluler, bagaimana perkembangan kondisi warga terdampak mengatakan “Alhamdulillah, Pemdes, Kecamatan dan Kapus Gunungguruh bersama tenaga kesehatan kemarin sudah ke lapangan dan sudah tertangani, keadaan warga berangsur membaik,” pungkasnya.
MEDIAAKSARA.ID akan terus memantau perkembangan kondisi warga dan informasi resmi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi.
Reporter: @Sr1
Redaktur: Rapik Utama







