Home / Pemerintahan

Selasa, 22 September 2026 - 17:55 WIB

UHC Sukabumi Diperkuat, Pemkab dan BPJS Cari Solusi di Tengah Efisiensi ‎

Pemkab Sukabumi dan BPJS Kesehatan memperkuat strategi rekrutmen serta reaktivasi peserta untuk menjaga keberlangsungan UHC semester II 2026 / Foto: Istimewa 

SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID — Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama BPJS Kesehatan memperkuat koordinasi untuk menjaga keberlangsungan Universal Health Coverage (UHC) sekaligus meningkatkan akses pelayanan kesehatan masyarakat.

‎Upaya tersebut dibahas dalam Forum Komunikasi Bersama BPJS Kesehatan terkait implementasi strategi penguatan rekrutmen dan reaktivasi peserta UHC semester II 2026. Kegiatan berlangsung di Grand Sulanjana, Kecamatan Sukabumi, Selasa (22/9/2026).

‎Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, mengatakan forum menjadi wadah koordinasi membahas berbagai persoalan terkait jaminan kesehatan masyarakat.

‎”Sejumlah hal berkaitan dengan jaminan kesehatan bagi masyarakat kami bahas di sini,” ujar Ade.


Baca Juga : ‎

Sidak Lapas Sukabumi: Narkoba Nihil, Barang Terlarang Masih “Betah”

‎Menurutnya, forum lintas sektor diharapkan menghasilkan solusi, terutama untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal di tengah kondisi efisiensi anggaran.

‎”Kami berharap ada solusi terbaik meningkatkan kesehatan masyarakat,” katanya.

‎Ade menegaskan Pemkab Sukabumi akan terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal serta menjaga komitmen bersama BPJS Kesehatan.

‎Sementara itu, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah V Jawa Barat, Sawal Sami Tarigan, mengatakan forum dapat menjadi ruang bersama mencari solusi dalam menjaga keberlangsungan UHC.


Baca Juga : ‎

Ngalongok Dulur di Lembur, DPU Sukabumi Prioritaskan Baksos Bedah Rutilahu

‎Menurutnya, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, peserta, media massa, dan akademisi.

‎‎”Harapannya ada solusi. Kita bisa berdiskusi dan saling berbagi pengalaman,” ujarnya.

‎Kepala Cabang BPJS Kesehatan Sukabumi, Nora D. Manurung, menambahkan JKN merupakan program strategis yang membutuhkan keterlibatan seluruh ekosistem.

‎”Ekosistem yang terdiri dari pemerintah, pelaku usaha, peserta, media massa, dan akademisi merupakan penggerak JKN. Kolaborasi diperlukan untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata,” pungkasnya.

‎Sumber : Diskominfosan Kab. Sukabumi

‎Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Serapan Anggaran Sukabumi Relatif Wajar, Bupati Soroti Kinerja Camat hingga Pelayanan Kesehatan

Pemerintahan

Komisi I DPRD Sukabumi Telisik Status Izin 4 Hotel, Ada yang Lengkap hingga Diberi Tenggat 31 Desember

Pemerintahan

16 SMP di Sukabumi Masuk Monitoring Revitalisasi, Kabid SMP Disdik Ungkap Perkembangan Tahap I dan II

Pemerintahan

PPTPKH 2026 Mulai Verifikasi Empat Wilayah Sukabumi, Pemkab dan Perhutani Siapkan Pendampingan Lapangan ‎

Pemerintahan

Karakter Gen Z Tergerus Era Digital! Pengawas KCD V dan Rumah Literasi Merah Putih Buka Suara

Pemerintahan

Jalan Ciranjang–Pasirgombong Jampangkulon Jadi Prioritas RKPDes Cikaranggeusan 2027

Pemerintahan

BPK Temukan Pembayaran Honor Dewas RSUD R. Syamsudin, Pengembalian dan Penghentian Dilakukan ‎

Pemerintahan

Disdik Sukabumi Turun ke Dapil VI, Data Pendidikan Jadi Sorotan di Ujunggenteng