Home / Sosial Ekonomi

Jumat, 14 Maret 2025 - 00:54 WIB

Terungkap! Minyak Curah MinyaKita Tak Sesuai Takaran, Harga Melebihi HET: Konsumen Dirugikan! 

Satgas Pangan Polres Sukabumi Kota bersama UPTD Metrologi Legal Kota Sukabumi melakukan Sidak Menguji takaran beberapa merk Minyak di
Pasar Gudang, Jalan Tipar Gede, Citamiang / Foto : Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Isu takaran minyak goreng yang tidak sesuai dengan label kemasan kembali mencuat. Sejumlah merek minyak curah yang beredar di pasaran diduga tidak memenuhi standar isi yang tertera. Dugaan pelanggaran ini melibatkan oknum produsen, distributor, hingga penjual, yang sepatutnya segera ditindaklanjuti oleh pemerintah dan aparat penegak hukum agar tidak semakin merugikan konsumen.

Menindaklanjuti dugaan ini, Satgas Pangan Polres Sukabumi Kota bersama UPTD Metrologi Legal Kota Sukabumi melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap minyak goreng ‘Minyak Kita’ di beberapa toko kawasan Pasar Gudang, Jalan Tipar Gede, Citamiang, Kota Sukabumi, pada Rabu (12/03/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/bupati-sukabumi-pantau-stok-dan-harga-pangan-di-pasar-cisaat-simak-5-respon-pejabat-eselon-ii-mendukung-pelayanan-masyarakat/

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Tatang Mulyana, mengungkapkan bahwa pihaknya masih menemukan produk minyak goreng ‘Minyak Kita’ yang tak sesuai ketentuan beredar di kawasan tersebut. “Kami menemukan beberapa produk yang tidak memenuhi standar masih diperjualbelikan,” singkatnya mewakili Kapolres Sukabumi Kota.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Perdagangan dan Perlindungan Konsumen, Persatuan Warga Pasar (Perwapas), UPTD Metrologi Legal, maupun Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kabupaten/Kota Sukabumi terkait temuan ini.

Baca: https://mediaaksara.id/wow-kejari-kabupaten-sukabumi-selamatkan-rp51-miliar-dari-kasus-korupsi-insentif-nakes/

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga melakukan inspeksi di beberapa pasar di wilayah jakarta dan jawa, Alhasil, Ia menemukan bahwa minyak goreng ‘Minyak Kita’ yang seharusnya berisi 1 liter ternyata hanya memiliki volume 750 hingga 800 mililiter. Selain itu, harga jual di pasar mencapai Rp18.000 per liter, melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp15.700 per liter.

Baca: https://mediaaksara.id/polres-sukabumi-perkuat-sinergi-dengan-media-di-acara-bukber-serentak-ciptakan-kamtib-masyarakat/

Menteri Pertanian Amran menegaskan bahwa praktik kecurangan ini sangat merugikan masyarakat dan tidak dapat ditoleransi. Mentan meminta agar perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran segera diproses secara hukum.

 

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Sosial Ekonomi

Potret Kemiskinan di Jalanan Kota Cibadak, Orang Tua Berjuang Menghidupi Anak Dari Memulung

Sosial Ekonomi

Gerai Dekranasda Jadi Sarana Promosi Produk UMKM Sukabumi ke Wisatawan ‎

Sosial Ekonomi

Pendamping Sosial Jampangkulon Perbarui Data DTSEN Warga Desa Tanjung Usai Viral di Media Sosial

Sosial Ekonomi

‎51 Rumah Tak Layak Huni di Ciambar Dapat Bantuan BSPS 2026, Pemdes Gelar Tender Rakyat ‎

Sosial Ekonomi

‎7 Warga Bojonggenteng Terima Bantuan Rutilahu 2026, Anggaran Rp20 Juta per Rumah

Sosial Ekonomi

Rutilahu Cicurug 2026: Disperkim Sukabumi Intervensi 7 dari 12 Usulan Rutilahu ‎

Sosial Ekonomi

Wabup Sukabumi Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Kesiapsiagaan Diperkuat

Sosial Ekonomi

Gerak Sosial YFSBBP Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Kalibunder ‎