Home / Kabar Daerah

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:10 WIB

DPU Sukabumi Ungkap Penyebab Kerusakan Daerah Irigasi, Cuaca Ekstrem dan Sampah Jadi Faktor Utama

Masyarakat membersihkan sampah di daerah irigasi (DI) Situ Sukarame, Desa-Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menegaskan upaya meningkatkan kualitas daerah irigasi (DI) tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Menurut Uus, pengelolaan jaringan irigasi dilakukan secara terpadu. DPU menangani jaringan irigasi hingga tingkat sekunder, sementara saluran tersier yang langsung mengairi lahan persawahan menjadi kewenangan sektor pertanian. Karena itu, koordinasi antarsektor terus diperkuat agar aliran air dari hulu hingga ke lahan pertanian dapat berfungsi optimal.


Baca Juga :

“Penanganan irigasi harus tuntas dari hulu sampai hilir. Tidak mungkin sektor pertanian menangani bagian hilir jika di bagian hulu masih bermasalah. Karena itu kami terus berkoordinasi agar setiap daerah irigasi dapat berfungsi secara optimal hingga mengairi lahan pertanian,” ujar Uus kepada awak media disaat kegiatan Bidang Sumber Daya Air (SDA) di Parakansalak.

Ia menjelaskan, pada 2024 kondisi sejumlah daerah irigasi mengalami penurunan akibat bencana alam. Pemerintah Kabupaten Sukabumi pun terus berupaya meningkatkan kualitas jaringan irigasi melalui dukungan pemerintah pusat, DPRD, dan komitmen Bupati Sukabumi dalam memperkuat sektor pertanian.

Selain faktor bencana dan cuaca ekstrem, Uus menilai rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah turut mempercepat kerusakan jaringan irigasi. Sampah yang menumpuk di saluran dapat menyebabkan penyumbatan, sehingga ketika debit air meningkat saat musim hujan atau banjir, saluran maupun tanggul irigasi berpotensi jebol.


“Cuaca ekstrem memang berdampak terhadap infrastruktur irigasi. Namun kami juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran irigasi. Dengan saluran yang bersih, aliran air tetap lancar, kerusakan dapat diminimalkan, dan pencemaran lingkungan bisa dicegah,” katanya.

Melalui peningkatan kualitas pembangunan irigasi yang dibarengi dengan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, DPU Kabupaten Sukabumi berharap keberlanjutan layanan irigasi dapat terjaga sehingga mampu mendukung produktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.

 

Reporter: De

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Disperkim Sukabumi Rampungkan Sarana Air Bersih untuk Ratusan Warga Bojonggenteng

Kabar Daerah

64 Pramuka Sukabumi Siap ke Jambore Nasional, Wabup Andreas: Jangan Hanya Sibuk dengan Gadget

Kabar Daerah

Penonton Padati Stadion Surya Kencana, Konser Musik Gen-Z Dongkrak Aktivitas Ekonomi Lokal

Kabar Daerah

Dua Desa di Jampangkulon Bersaing Jadi Wakil Anugerah Desa Mubarokah Tingkat Kabupaten Sukabumi

Kabar Daerah

Disporapar Buka Suara Soal Konser Surya Kencana, Izin Keramaian dan Semua Risiko Ditanggung EO

Kabar Daerah

DPRD Kota Sukabumi Soroti Konser Surya Kencana: Prioritas Keselamatan dan Perizinan 

Kabar Daerah

Konser Musik di Lapangan Surya Kencana: Disporapar Kota Sukabumi Belum Beri Penjelasan, Kecamatan Wardoy Ungkap Perizinan Ditempuh

Kabar Daerah

SPBJ Gelar Anniversary Ke-2 di Jampangkulon, Hadirkan Tabligh Akbar dan Santunan Anak Yatim