Home / Kabar Daerah

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:10 WIB

Modus Baru Selundupkan Sabu ke Lapas Sukabumi Lewat Lempar Bakso Dini Hari

Konferensi pers Kalapas Kelas IIB Sukabumi ungkap upaya penyelundupan sabu yang disembunyikan di dalam bakso dan dilempar dari luar tembok lapas Nyomplong,Senin (22/6/2026) dini hari / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID — Upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi berhasil digagalkan petugas. Barang yang diduga narkotika jenis sabu ditemukan tersembunyi di dalam bakso yang dilempar dari luar tembok lapas pada Senin (22/6/2026) dini hari.

Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, mengatakan paket mencurigakan tersebut terdeteksi melalui pemantauan CCTV sekitar pukul 04.23 WIB. Petugas kemudian melakukan pengecekan dan menemukan sebuah paket yang sebelumnya dipastikan tidak berada di lokasi tersebut.

“Temuan ini langsung kami tindak lanjuti sesuai prosedur dengan melaporkan kepada pimpinan dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian,”ujar Budi dalam konferensi pers di Aula Lapas Nyomplong, Selasa (23/6/2026).


Saat diperiksa, petugas menemukan sebuah bakso yang dibungkus plastik hitam dan dilapisi lakban. Di dalamnya terdapat bungkusan plastik kecil jenis klep yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat sekitar 1 gram.

Tidak lama setelah laporan diterima, personel Polres Sukabumi Kota mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap barang bukti sekaligus meninjau tempat kejadian perkara (TKP). Barang bukti tersebut kemudian diserahkan kepada kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, isi paket diduga merupakan sabu seberat sekitar 1 gram. Namun kepastian jenis dan status hukumnya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium serta pendalaman dari aparat berwenang.

Polisi bersama petugas lapas juga melakukan penelusuran lokasi jatuhnya paket dan memeriksa rekaman CCTV. Dari hasil pengamatan sementara, paket diduga dilempar dari luar tembok lapas karena terlihat datang dari arah atas sebelum jatuh dan menggelinding ke area dalam pengamanan.


Meski demikian, hingga kini identitas pelaku masih belum diketahui. Kondisi lingkungan yang masih gelap saat kejadian serta keberadaan pepohonan rindang di sekitar lapas diduga menjadi kendala dalam proses identifikasi.

Budi Hardiono menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk upaya memasukkan barang terlarang ke lingkungan pemasyarakatan. Menurutnya, keberhasilan menggagalkan dugaan penyelundupan tersebut merupakan hasil penguatan sistem deteksi dini dan pengawasan berlapis yang terus diterapkan di dalam lapas.

“Peningkatan pengawasan akan terus dilakukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa,” tegasnya.

 

Reporter: Ronald Alexsander

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Irigasi Cilegok Ciracap Rusak, Ratusan Hektare Sawah di Sukabumi Terancam Krisis Air

Kabar Daerah

Sepekan Napi Acil Kabur dari Lapas Warungkiara, Begini Perkembangan Penanganannya! 

Kabar Daerah

HUT RI ke-81, Desa Nagraksari Meriahkan Kemerdekaan dengan Beragam Lomba

Kabar Daerah

81 Tahun Indonesia Merdeka, Mahasiswa Sukabumi Guncang Gerakan: Gagasan “Sukabumi Plus” Mengemuka

Kabar Daerah

Ribuan Pohon Ditanam di Cinumpang, Sinergitas Gerakan KDM Hejo Keun Leuweung Sukabumi

Kabar Daerah

Mahasiswa Universitas Nusa Putra Kembangkan Portal Pendidikan Digital di Desa Cikahuripan

Kabar Daerah

Tujuh Tahun Bertahan, Pokdakan Mina Sauyunan Sukabumi Sulap Lahan Terbengkalai Jadi Wisata Edukasi

Kabar Daerah

YFSBBP Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Lomba Rakyat dan Aksi Sosial di Jampangkulon