Home / Sosial Ekonomi

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:56 WIB

Viral! Janda Tiga Anak di Sukabumi Tinggal di Rumah Nyaris Roboh, Camat Turun Tangan 

Camat Jampangkulon Dading meninjau rumah Ibu Yasih, janda tiga anak di Desa Tanjung, Kabupaten Sukabumi, yang hidup di rumah tidak layak huni/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Potret kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus mendapat perhatian bersama. Kondisi tersebut terlihat dari kehidupan Ibu Yasih (46), seorang janda dengan tiga anak yang tinggal di rumah tidak layak huni di Kampung Babakan RT 06/RW 05, Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi.

Melihat kondisi tersebut, Camat Jampangkulon, Dading, turun meninjau kediaman Ibu Yasih pada Selasa (9/6/2026). Kunjungan kemanusiaan dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang membutuhkan bantuan dan perhatian.

Saat meninjau lokasi, Dading melihat secara langsung kondisi bangunan rumah yang mengalami kerusakan di sejumlah bagian. Struktur bangunan yang sudah lapuk dinilai memerlukan penanganan dan perbaikan agar penghuni dapat tinggal dengan aman dan nyaman.


“Kami dari Pemerintah Kecamatan Jampangkulon hadir untuk melihat langsung kondisi yang dialami Ibu Yasih. Kondisinya memang memerlukan perhatian bersama. Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan dinas terkait agar dapat dicarikan solusi terbaik sesuai dengan mekanisme dan program yang tersedia,” ujar Dading.

Rumah Ibu Yasih, janda tiga anak di Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
Rumah Ibu Yasih, janda tiga anak di Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

Menurutnya, penanganan rumah tidak layak huni membutuhkan sinergi berbagai pihak. Karena itu, pihak kecamatan akan berupaya menjalin koordinasi dengan pemerintah desa, instansi terkait, serta pihak-pihak yang memiliki kepedulian sosial guna membantu meringankan beban keluarga tersebut.


Dading juga berharap perhatian tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga dari lembaga sosial, dunia usaha, dan para dermawan yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu.

“Semoga dengan adanya peninjauan dapat menjadi langkah awal untuk menghadirkan solusi bantuan yang dibutuhkan. Kami berharap ada perhatian dan kepedulian dari semua pihak sehingga Ibu Yasih dan anak-anaknya dapat tinggal di rumah yang lebih layak,” tambahnya.

Kacamata sosial yang dialami Ibu Yasih menjadi gambaran masih terdapat warga miskin yang membutuhkan dukungan mendapatkan hunian yang layak. Pemerintah Kecamatan Jampangkulon menegaskan komitmennya akan terus memantau dan memperhatikan masyarakat yang berada dalam kondisi rentan, khususnya warga yang tinggal di rumah tidak layak huni.

 

Sumber: @Sadeva

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Sosial Ekonomi

Krisis DTSEN! Warga Miskin Terdata Desil 7, Kecamatan Cikembar Gercep Dampingi Balita Diduga Gizi Buruk 

Sosial Ekonomi

Duka Kebakaran Nyalindung, Sang Ibu Bekerja: Ketua TP PKK Serahkan Santunan dan Ajak Semua Pihak Perkuat Kepedulian Keluarga

Sosial Ekonomi

PLN UID Jabar Bukukan Capaian Besar, Ribuan Masyarakat Terbantu Program TJSL 2026

Sosial Ekonomi

PLN UP3 Sukabumi dan YBM PLN Gelar GEMA SUBUH, Tebar Kepedulian Lewat Gerakan Berbagi di Waktu Penuh Berkah

Sosial Ekonomi

Program Ganti Atap Rumah Wartawan Berlanjut, Editor Media Online di Sukabumi Terima Bantuan Renovasi

Sosial Ekonomi

PLN Indonesia Power Gandeng Koperasi IKM Palabuhanratu, Puluhan UMKM Didorong Naik Kelas dan Tembus Pasar Sukabumi

Sosial Ekonomi

Tinjau Progres Program Rutilahu, Camat Jampangkulon Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

Sosial Ekonomi

PLN Sukabumi Salurkan Bantuan Ekonomi dan Kesehatan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Warga