Truk muatan batu hijau overload di Jalan Pangleseran-Cikembar Sukabumi dinilai membahayakan pengguna jalan/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Aktivitas truk pengangkut batu hijau dengan muatan berlebih di ruas Jalan Pangleseran-Cikembar, Kabupaten Sukabumi, dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kendaraan berat yang melintas dengan kondisi overload disebut berpotensi memicu kecelakaan, mulai dari rantai pengaman muatan rem blong hingga kendaraan terguling di jalur tanjakan dan turunan.
Seorang pengguna jalan berinisial Wahyu (52), mengungkapkan kekhawatirannya terhadap maraknya truk bermuatan batu hijau yang melintas tanpa memperhatikan aspek keselamatan.
Menurutnya, beban kendaraan yang melebihi kapasitas membuat truk sulit dikendalikan, terutama saat melintas di medan jalan yang menanjak maupun menurun di kawasan tersebut.
“Muatan yang terlalu berat sangat berbahaya. Risiko rem blong, kendaraan limbung saat menikung, hingga terguling bisa terjadi kapan saja dan mengancam pengguna jalan lain,”ujarnya, Selasa (20/5/2026).
Ia juga menyoroti minimnya standar pengamanan muatan yang diterapkan sejumlah pengemudi maupun pemilik kendaraan. Beberapa truk disebut tidak menggunakan rantai pengikat maupun penutup terpal, sehingga material berisiko jatuh ke jalan dan mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengendara lain.
- Baca Juga: https://mediaaksara.id/dprd-soroti-izin-air-bawah-tanah-pendapatan-pajak-sukabumi-baru-rp65-miliar/
Wahyu berharap pemerintah dan aparat terkait segera melakukan pengawasan serta penertiban terhadap kendaraan angkutan barang yang membawa muatan melebihi kapasitas.
“Kami berharap ada tindakan tegas dari pihak terkait agar potensi kecelakaan yang membahayakan nyawa bisa dicegah,” tambahnya.
Warga berharap pengawasan terhadap kendaraan berat di jalur tersebut dapat diperketat demi menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas bagi masyarakat.
Sumber: ABSW
Redaktur: Rapik Utama







