Home / Kabar Daerah

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:39 WIB

HATI Gelar Seminar Nasional, Dorong Kebangkitan Petani melalui Pertanian Terpadu dan Pendidikan

HATI gelar seminar nasional pengelolaan tanah dan lahan pertanian di Ponpes Modern Dzikir Al’Fath Kota Sukabumi / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID — Himpunan Kebangkitan Jemaah Tani Indonesia (HATI) menggelar Seminar Nasional Pengelolaan Tanah dan Lahan Pertanian di Balai Diklat Pertanian Pondok Pesantren Modern Dzikir Alfath, Kota Sukabumi.

Kegiatan yang telah dilaksanakan Minggu (10/5/2026) dihadiri jajaran pengurus DPP, DPW, dan DPD HATI se-Indonesia, dewan penasihat, anggota, hingga petani binaan. Seminar menjadi momentum penguatan kapasitas petani melalui pendidikan, teknologi, dan sistem pertanian terpadu berkelanjutan.

Ketua Umum DPP HATI, Asep Rustandi, mengatakan seminar merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kemampuan petani Indonesia, khususnya yang tergabung dalam organisasi HATI.


“Seluruh pengurus DPP, DPW, dan DPD mengikuti seminar pengelolaan lahan pertanian di Balai Diklat Pertanian Alfath ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat DPP HATI, Muhammad Fajar Laksana, menyoroti tingginya angka kemiskinan di sektor pertanian. Menurutnya, sebagian besar petani masih memiliki keterbatasan lahan dan pendidikan.

“HATI hadir sebagai gerakan kebangkitan petani Indonesia melalui pendidikan, pelatihan, dan penguatan ekonomi berbasis pertanian,” tegasnya.

Selain fokus pada sektor pertanian, HATI juga menggagas program beasiswa penuh bagi anak-anak petani hingga jenjang sarjana. Program tersebut dipadukan dengan pelatihan keterampilan, pendidikan agama, magang, hingga penyaluran kerja ke luar negeri.


HATI juga mengembangkan konsep Integrated Farm atau pertanian terpadu yang mengintegrasikan pertanian, peternakan, pupuk organik, dan energi alternatif dalam satu ekosistem mandiri. Melalui sistem tersebut, petani didorong mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia dan pakan pabrikan.

Balai Diklat Pertanian Alfath telah menerapkan sistem tersebut melalui pengelolaan peternakan sapi, domba, dan ayam yang limbahnya diolah kembali menjadi pupuk organik dan energi alternatif.

Untuk memperkuat inovasi pertanian, HATI turut menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam pengembangan pupuk organik, pakan ternak, dan teknologi budidaya ramah lingkungan.

 

Sumber: Sr1

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Ciracap

Kabar Daerah

Jampang Ngabhuana 3 Angkat Seni Budaya, DPRD Sukabumi Dorong Pelestarian Tradisi Sunda

Kabar Daerah

Survei Irigasi Warungkiara Dimulai, Petani Sukabumi Menanti Kepastian Jadwal Rehabilitasi ‎

Kabar Daerah

Jampang Ngabhuana 3 di Sukabumi, Perkuat Persatuan dan Lestarikan Budaya Pajampangan

Kabar Daerah

Polres Sukabumi Sita 532 Botol Miras dalam Razia di Empat Kecamatan

Kabar Daerah

‎9 Tahun Polemik Lahan Terdampak Tol Bocimi, 700 Warga Sukaraja Menanti Kepastian Hukum

Kabar Daerah

Curug Dogdog Ciemas Viral: Lokasi Punya Siapa, Izin dari Siapa, Rp6 Juta untuk Siapa? ‎

Kabar Daerah

Fraksi Rakyat Soroti Rencana Batalyon 345 Maung Sancang, Ratusan Petani Bagja Sutra Terancam Terdampak ‎